Kepercayaan Tet Festival

Setiap negara pasti punya hari perayaannya sendiri-sendiri, tidak terkecuali dengan negara Vietnam. Negara yang satu ini punya festival yang secara populer disebut dengan Tet Festival. Perayaan ini setidaknya harus dirayakan sekali dalam seumur hidup, bagi para warga Vietnam. Perayaan ‘tet’ tidak hanya menunjuk pada satu perayaan saja, akan tetapi ada beberapa perayaan yang dijadikan satu.

Diantara perayaan tersebut, ada perayaan tahun baru, natal, dan hari raya, dan lain sebagainya. Dalam perayaan tersebut, ada banyak sekali pertunjukan dan beberapa kepercayaan lain yang kerap dilakukan pada ‘tet’ festival. Bagi Anda yang masih asing dengan perayaan ini, artikel ini bisa membantu menjelaskan hal-hal terkait ‘tet’ festival.

Beberapa Kepercayaan Tet Festival

Seperti sekilas dijelaskan di atas, ada beberapa kepercayaan perayaan ‘tet’ ini. Beberapa diantaranya bisa Anda simak penjelasannya berikut ini:

1. Perayaan Kembang Api

 

Pada perayaan ‘tet’, selalu ada perayaan kembang api. Kembang api sudah jadi tradisi yang selalu ada dalam setiap festival ini. Selain menambah keindahan, perayaan kembang api juga menambah keramaian dan semangat tersendiri bagi warga Vietnam yang merayakannya.

2. Merupakan Perayaan Terbesar

 

Diantara banyaknya hari perayaan, ‘tet’ festival dianggap merupakan perayaan paling besar dan megah bagi warga Vietnam. Berbagai hal besar kerap dilakukan pada hari ‘tet’ festival ini. Mulai dari kegiatan memakai baju baru, liburan, kumpul keluarga, mudik, hingga membayar semua hutang dilakukan pada hari perayaan ‘tet’ ini.

Tidak heran jika perayaan ini dilakukan dalam waktu yang cukup panjang dan dengan suasana yang cukup ramai. Bahkan tidak sedikit pameran digelar saat merayakan ‘tet’ festival ini.

3. Diadakan Selama Sepekan

 

Karena dianggap merupakan perayaan penting, ‘tet’ festival ini tidak cukup hanya dirayakan dalam satu hari akan tetapi satu pekan/ satu minggu. Dalam sepekan itu, ada banyak sekali tradisi perayaan yang dilakukan secara bergantian. Dimulai dengan upacara pengusiran roh jahat, hingga beberapa festival kaligrafi dan perayaan lainnya.

4. Tradisi Pulang Kampung

 

Seperti halnya di Indonesia, di Vietnam juga terdapat tradisi pulang kampung atau mudik. Setelah pulang kampung ke rumah masing-masing, mereka akan berkumpul bersama semua anggota keluarga dan makan makanan utama yang khas dengan hari ‘tet’.

Selain pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga, warga Vietnam juga kerap kali melakukan tradisi berkunjung ke rumah-rumah kerabat. Hal ini bisa dilakukan pada hari kedua atau selain hari pertama, karena hari pertama dihabiskan untuk berkumpul dengan keluarga.

5. Penanda Tibanya Musim Semi

 

Perayaan ‘tet’ festival ini dianggap juga sebagai tanda tibanya musim semi. Warga Vietnam menggunakan kalender lunar dan mengadakan perayaan ini pada hari pertama lunar. Karena merupakan tanda musim semi, maka tidak heran jika pada festival ‘tet’ ini identik dengan bunga persik. Di sepanjang jalan biasanya warga Vietnam menghias beragam property dengan bunga persik ini.

6. Menghidangkan Makanan Khas

 

Salah satu hidangan yang sangat khas dengan hari ‘tet’ adalah Banh Chung. Makanan ini sudah menjadi tradisi sejak dulu dan dihidangkan tepat di hari perayaan ’tet’. Banh Chung sendiri merupakan sejenis kue ketan yang dibentuk persegi. Makanan ini dipilih sebagai hidangan perayaan ‘tet’ adalah karena ketahanannya yang sangat bagus untuk dihidangkan selama perayaan ini.

Nah, beberapa kepercayaan ‘tet’ festival yang ada di Vietnam tersebut bisa jadi wawasan baru untuk Anda. Selain warga Vietnam sendiri, ada banyak warga pendatang yang diperbolehkan menyaksikan kemeriahan perayaan ‘tet’ ini.